Seperti biasa, pagi ini Fazhura menyiapkan sarapan usai salat subuh. Mengambil sayuran di kulkas untuk ia masak. Lalu mengupas beberapa siung bawang putih sebagai bahan bumbu. Tapi ada yang aneh, saat tangannya menyentuh bawang, perut Fazhura terasa bergejolak. Pusing tiba-tiba menyerangnya. Setengah berlari Fazha menuju kamar mandi yang ada di dekat dapur. Sampai di depan wastafel, ada sesuatu yang mendesak dari kerongkongannya. Terasa panas. Ingin muntah, tapi hanya cairan bening yang keluar dari mulutnya. Fazha merasa pusing. Tubuhnya setengah terhuyung. Ingin rasanya dia bercerita pada Ilham. Tetapi Fazha sadar diri kalau suaminya juga sedang banyak kerjaan. Kemarin Ilham sempat cerita kalau kerjaan dia di kantor sanfat menumpuk. Ada beberapa hutang desain yang belum terseleikan wa

