"Bund, aku tidak bermaksud mempermalukan Bunda!" "Tapi yang kau perbuat mempermalukanku dan ayahmu seakan aku tidak mendidikmu untuk puas dengan apa yang kau miliki! Siapa wanita itu, dan kenapa dia bisa menguasaimu?" "Ini aku." Tiba-tiba ada suara dari balik pintu, suara wanita yang sudah jelas kukenali karakteristik nadanya. "Siapa kau!" Tiba-tiba Gadis itu muncul, dia berdiri dan menatapku serta ibu mertua. Ibu mertua tak kalah syoknya menyaksikan wanita yang dibawa masuk Kevin. Dia berdiri di ambang pintu mengenakan rok lipit semi tradisional dan kemeja putih, rambutnya di-blow dengan anting mutiara yang mempercantik dirinya. "Saya temannya Kevin!" "Oh, jadi kamu ...!" tanya ibu mertua sambil memicingkan mata. "... kamu orang ketiga yang muncul dalam rumah tangga anakku? Kenapa

