"Cerita ini hanya karangan fiktif belaka. Latar belakang pada jaman tersebut sengaja dibuat sebagai pelengkap dan sama sekali tidak berhubungan langsung dengan sejarah aslinya." == Mobil jemputan kami datang. Aku mendengar jeritan yang lain datang dari seorang pria yang memohon agar istrinya diserahkan kembali padanya. Pihak Jepang tersebut bersikukuh bahwa uang penjaminnya kurang. Aku ikut merasakan kesedihan dan kemarahan melihat pria itu hampir berputus asa. Aku mendekatinya selagi tuan Hide tak ada di tempat. Pria itu menatapku bingung karena ia tak mengenali wajahku. Tentu saja..karena wajahku hampir seluruhnya babak belur. "Bapak cari siapa?" "Istriku, Mujiah. Aku datang berkali-kali untuk menebusnya. Tapi tentara Jepang terus menghalangiku." "Bapak suami mbak Mujiah?" Aku sa

