"Cerita ini hanya karangan fiktif belaka. Latar belakang pada jaman tersebut sengaja dibuat sebagai pelengkap dan sama sekali tidak berhubungan langsung dengan sejarah aslinya." == Jantungku terasa ingin jatuh ke perut. Setiap sentuhannya membuatku tak sanggup bergerak apalagi mengelak. Sejauh perjalananku ini, entah berapa sapuan tangan yang membelaiku. Lalu yang benar-benar membuat terlena hanya mereka berdua. Tuan Hiro dan tuan Hide. Lalu..apa sekarang jika aku menikmati setiap inci kulit jari jemarinya menyentuhku, apa aku akan dikatai jalang lagi olehnya? Hum tidak. Hal itu tidak akan pernah kulupakan. Kata-kata pedasnya dulu itu tak bisa kulupakan begitu saja. "Setelah ini, kau pasti sangat bahagia bisa bertemu lagi dengannya," ujar tuan Hide yang kemudian menarik tangannya dar

