Meraa tertidur di atas sofa ruang tamu ketika ale berpamitan untuk membersihkan dirinya. Dan setelah ale selesai dengan aktifitas mandi nya , ia mulai menuruni anak tangga dan kemudian mendapati meraa yang sudah tertidur. Ale melihat badan meraa seperti terkena banyak pukulan hingga membuat nya nampak beberapa lebam di area kaki meraa. Di pandangi nya wajah meraa yang sangat terlihat letih. Ale mencoba mendekati meraa mensejajarnya tinggi nya agar bisa berhadapan dengan meraa. Di sibak kan nya rambut yang menutupi wajah meraa. Ketika tangan ale menyentuh meraa tiba-tiba terlihat meraa seperti orang yang sedang di limuti ketakutan. Kening nya yang mengerut serta ada rona kecemasan yang ia tampak kan. Membuat ale akhir nya membangun kan meraa dengan menggoncang kan tubuh meraa. Namu

