Part 16

1165 Kata

Rembulan malam yang masih setia memberi cahaya pada bumi , masih menjadi saksi tangisan meraa karena sesuatu hal yang di luar kehendaknya. Ale mencoba menenangkan meraa dan mengajak nya untuk masuk ke dalam kamar dan mengajak nya tidur. Meraa mengikuti langkah ale yang menggandeng tangan meraa. “ Tidurlah disini , aku janji tidak akan berulah yang tidak-tidak “ Kata ale dengan menata bantal dan guling untuk penyekat jarak tidur mereka. “ Iya “ Jawab meraa lirih dan lalu merebahkan tubuh nya pada kasur besar milik ale. Dan ale pun mengikuti meraa untuk merebahkan tubuh nya di samping penyekat antara ia dan meraa. Ale yang sudah sangat begitu merasa lelah dengan cepat menjemput tidur nya. Namun tidak dengan meraa yang masih terjaga. Saat membalik badan nya meraa menatap lekat wajah al

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN