Syena dipaksa menandatangani surat perjanjian. Isinya bahwa dia tidak akan terlibat atau mewakili perusahaan Pak Surya untuk bekerja sama dengan PT.JTR. Syena tidak diperbolehkan datang ke kantor ini tanpa perjanjian atau seijin Revan. Syena juga harus berjanji tidak mengganggu Erika apalagi menaruh dendam dikemudian hari. Revan masih menahan Erika di ruangannya sedangkan Yuli melipir menunggu di luar bersama Laura sekretarisnya. “Masih marah, Yang?” “Sudah kan urusan sama si kucing montok. Aku mau pulang sekarang.” Saat Erika berdiri, Revan bergegas berdiri menarik tangan Erika dan memeluk tunangannya itu. “Kalau masih marah ngakpapa. Aku akan bersabar menunggu kamu. Nanti sore aku ke rumah yah. Kepingin makan malam ditemani kamu, Yang.” “Itu rumah orang tuaku. Aku tidak punya hak b

