Revan tidak pernah menduga kalau kelakuan Lala justru membuat Erika merubah pendiriannya setuju untuk mempercepat pernikahan mereka. Bahkan dia hanya ingin pemberkatan keluarga secara tertutup yang hanya dihadiri dua keluarga saja dan saksi untuk meresmikannya secara hukum. Saking senangnya Revan sampai mengecup pipi Erika di depan semua orang. “Terima kasih, Yang. Aku senang sekali. Pulang dari sini aku akan atur semuanya sama Mama dan Papa.” “Hem.” Erika mengangguk tersenyum ikut bahagia melihat muka sumringah tunangannya itu bak kejatuhan bulan saja. Jangan tanya bagaimana perasaan Lala sekarang, dia merasa sudah dikhianati adiknya sendiri dan membenci Erika. Susah payah setahun ini mencari tahu tentang Revan bahkan sering mengiriminya chat meski tidak pernah dibalas Revan seakan-aka

