Fagan Abner

1200 Kata

Rendra membelalak lebar, seiring detak jantung yang tak beraturan. Kata maaf yang diucapkan Dokter Airin, memancing prasangka-prasangka buruk dalam otaknya. "Kenapa Anda meminta maaf?" tanya Rendra dengan cepat. Dokter Airin menghela napas panjang, sebelum menjawab pertanyaan Rendra. "Ada apa dengan Ara, Dokter?" teriak Rendra. Tanpa sadar ia mencengkeram lengan dokter dan mengguncangnya. "Nak, tenang, Nak." Maria mengusap-usap bahu Rendra. "Dokter, Ciara baik-baik saja 'kan?" Kali ini Renata yang bertanya. Dokter Airin menatap keluarga Ciara secara bergantian, lantas memberitahukan keadaan Ciara saat ini. "Maaf, kondisi Bu Ciara sangat lemah. Kendati beliau sudah siuman, tetapi masih memerlukan perawatan intensif. Sekitar empat sampai lima hari, tergantung perkembangannya. Saya har

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN