Satu minggu kemudian, sejak Rendra dan Ciara tinggal di apartemen. Hubungan keduanya masih tetap seperti sedia kala, harmonis dan hangat, layaknya suami-istri pada umumnya, meski di salah satu pihak sekadar pura-pura. Ciara masih pandai menyembunyikan perasaan yang sebenarnya, sedangkan Rendra masih payah dalam memahami hati sang istri. Dalam waktu satu minggu, tak sekali pun Ciara mengeluh perihal pekerjaan rumah meski tak ada pelayan atau baby sitter. Pasalnya, Rendra senantiasa membantu, entah itu memasak, menjemur pakaian, atau sekadar menemani Fagan yang tak kunjung tidur. Rendra memanglah suami yang kadar pengertiannya jauh di atas rata-rata, pun dengan kadar kenormalan. Ia selalu bereaksi setiap kali mencium atau sekadar memeluk istrinya. Dalam seminggu ini, ia belum pernah absen d

