05

412 Kata
Author pov Pagi ini cuaca kurang menduk hujan dari semalam belum berhenti hingga pagi ini , beryl dan aliandra berjalan menelusuri koridor sekolah yang tampak sepi . 2 perempuan tersebut berhenti ketika melihat sepupu laki laki nya itu sedang berdebat dengan salah satu siswi . " bayar uang kas gak lu , udah 2 bulan lu nunggak tau gak sihh " ucap perempuan itu sambil menujuk nujuk allred dengan pulpen nya " bebeb sheilla jangan marah marah mulu mau bibir kamu itu aku cium " goda allred sambil menaik turunkan alis tebal nya . Beryl dan aliandra hanya menggeleng geleng kan kepala mereka , kadang allred akan menjadi anak polos dan kadang menjadi anak super duper ngeselin . " bayar gak allred !! " bentak sheilla , gadis itu benar benar marah " iya iya , berapa sihh nihh aku bayar " ucap allred menyerahkan uang sebesar 100 ribu . " gak ada kembalian gue b**o , ini gede banget uang nya " ucap sheilla " yaudah buat bulan depan lagi , kok susah amat " ucap allred " yaudah " ucap sheilla lalu membalikan badan dan pergi . Allred pun berjalan menghapiri beryl dan aliandra lalu membisikan sesuatu , setelah mendengar ucapan yang di bisikan allred , beryl dan aliandra pun kabur . " beryl tunggu "  " alia tunggu " panggil arsen dan nevin bersamaan . Mereka berdu pun lari mengejar beryl dan aliandra , Disisi lain Seorang perempuan berjalan memasuki koridor sekolah , namun baru saja ia ingin masuk tangan nya sudah di cekal duluan . " heh bisa lepasin tangan gue gak " ucap perempuan itu dengan nada dingin nya " galak amat sih , kita kenalan dulu " ucap laki laki itu " apaan sih gaje banget " ucap perempuan itu menatap sinis sean  " gue sean , kalo lu " ucap sean dengan tatapan bertanya " apa penting nya buat lu ?? " ucap perempuan itu, dagu nya terangkat  " penting lah karna lu bakal , jadi .... pacar gue " ucap sean lalu tersenyum miring " hihh amit amit gue jadi pacar orang gila disini " ucap perempuan itu merinding " cepet siapa nama lu " ucap sean " gak " ucap perempuan itu masih keukeh Sean pun melirik name tag perempuan itu " Rachell Audrea " ucap sean membaca name tag rachell , rachell pun menggeplak kepala sean " b*****t , ngapain lu lirik lirik hah " ucap rachell kesal " heleh , gue ngelirik nametag lu kok , bukan gunung lu " ucap sean " bodo amat lah " ucap rachell lalu pergi , sedangkan sean tersenyum melihat tingkah perempuan itu .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN