EVELYN bangun dengan senyum yang melengkung sempurna di wajahnya saat ia mencium wangi maskulin yang sangat familier. Ia bisa merasakan kalau tangan kekar itu tengah memeluk tubuhnya posesif. Posisi yang sama setiap paginya. Evelyn berbalik dan menatapi wajah Louis dengan lekat. Ia mengamati garis wajah tegas milik lelaki itu, alisnya yang tebal, rahangnya yang sempurna, serta bibirnya yang sangat kissable. Lelaki ini adalah suaminya. Lelaki yang selalu menjaga Evelyn selama ini. Bahkan Louis selalu menuruti keinginannya, meskipun keinginan Evelyn sering membuatnya kewalahan. Evelyn sangat bersyukur punya suami yang sangat perduli dengannya dan bayinya. Kelopak mata milik Louis perlahan bergerak, membuat Evelyn tersenyum hangat sambil mencium bibir itu pelan, "Selamat ulangtahun yang k

