Hari ini, Atayya menepati janjinya dengan Rena – menemani gadis itu menghabiskan akhir pekannya di sebuah rumah singgah yang didirikan olehnya. “Na, setelah Pak Regan pulang dari antar aku semalam, dia ada jumpain kamu nggak?” tanya Atayya. “Enggak ada,” jawab Rena apa adanya. “Dia beneran mau bantu Rena, ‘kan?” tanya Atayya dalam hatinya. “Memangnya kenapa. Ya?” tanya Rena. Ketika Atayya hendak menjawab pertanyaan Rena, seseorang memanggil mereka – dengan suara yang membuat kedua gadis itu menoleh ke sumber suara. “Bang Regan?” kaget Rena. Berbeda dengan raut wajah Rena, raut wajah Atayya justu berbanding terbalik dengan gadis di sampingnya. Jelas saja Atayya merasa senang karena kehadiran lelaki yang semalam sudah berjanji padanya itu. “Ya, kenapa dia bisa di sini?” tany

