Chapter 43

1026 Kata

Rena begitu terkejut ketika sidang kasus Sabhira belum dimulai dan gadis itu sudah diberitakan keluar dari tahanan. Jelas saja ia tidak tinggal diam. Gadis itu segera menghampiri Regan yang sedang berada di kamarnya. "Bang!" bentak Rena sembari membuka pintu kamar Regan dengan kasar. "Heh! Sejak kapan jadi enggak sopan begitu?" tegur Regan. "Kenapa Sabhira bisa keluar dari penjara? Bukannya sidang belum dimulai?" tanya Rena tanpa memperdulikan teguran Regan tadi. "Sabhira ada yang menjamin," sahut Regan dengan santai. Rena begitu terkejut mendengarnya. "Duduk dulu deh. Biar emosinya enggak menjadi-jadi," ucap Regan. Rena pun duduk di sisi ranjang milik Abangnya itu. Lalu ia kembali bertanya "Siapa penjaminnya?" "Devan," sahut Regan dengan santai. Rena terkejut bukan kepal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN