Chapter 29

1071 Kata

Dengan gembiranya Rena memberikan kabar kepada Atayya bahwa ia berhasil membuat Regan terpancing. Bahkan, sekarang ia mendapatkan keuntungan dua kali lipat dari perkiraannya sebelumnya. “Menurut kamu, lebih baik yang mana? Antara aku langsung bawa kamu ke rumah atau aku bilang sama Abangku kalau kamu mau ke rumah asalkan datangnya sama aku?” tanya Rena kepada Atayya yang kini sedang duduk di hadapannya. “Terserah kamu saja, Na. Kamu kok yang buat ide,” sahut Atayya sebelum ia menyeruput vanilla latte miliknya. “Aku bingung, Ya. Makanya aku tanya kamu,” sungut Rena. “Kalau kamu bilang dulu sama Pak Regan, nantinya aku bakalan kena wawancara sama dia. Kalau kita langsung datang, itu akan menjadi sebuah kejutan untuk Pak Regan, atau bahkan mungkin juga untuk kedua orangtua kalian,” uc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN