Chapter 47

1129 Kata

Seperti apa yang Atayya ambil pelajaran dari sikap Regan, yang mana ia juga tidak akan melupakan banyaknya kebaikan Sabhira terhadapnya, hanya karena satu kesalahan yang gadis itu perbuat. Bahkan, dengan gamblangnya Atayya meminta kepada Devan untuk menyuruh Sabhira menghampiri mereka ke bar. "Jangan mengada, Ya," tegur Regan. "Aku serius," sahut Atayya dengan raut wajahnya yang terlihat serius. "Kamu siap?" tanya Regan. "Kenapa harus bersiap?" tanya Atayya kembali. Kemudian, Atayya meraih ponsel milik Devan yang sengaja diletakkan oleh lelaki itu di atas meja. "Nama kontaknya siapa?" tanyanya. "Sabhira 2," sahut Devan apa adanya. Sejak kasus yang dilakukannya beberapa waktu silam, Sabhira memang telah mengganti nomor ponselnya sehingga Atayya tidak bisa menjalin komunikasi d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN