Bagian 15

1304 Kata

"Sedang apa di kamarku, Rima?" tanya Gayatri dengan wajah yang tak bisa dijelaskan. Ia mendekat dan langsung dengan paksa mengambil apa yang sedang Rima pegang. Sementara Rima masih termangu, ia tak bisa berkata-kata dan masih begitu syok. Begitu juga Gayatri, bahkan napasnya berburu tak beraturan. "Ternyata aku tidak pernah mengenalmu, meskipun belasan tahun kita bersama," ucap Rima dengan tangis yang tertahan. Ia tak berani menatap Gayatri, rasanya begitu sakit. "Sudah ku bilang kebersamaan kita hanya sebatas hubungan antara pembantu dan tuannya, jadi aku tidak ada kewajiban untuk memberitahukan masalah pribadiku pada tuanku." Ucapan Gayatri sangat amat membuatnya sakit, sekalipun ia tak pernah menganggap Gayatri orang lain dalam hidupnya. Ia menyayangi begitu tulus, baginya Gaya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN