15.1

1286 Kata

Ruang tamu dan ruang tengah yang tadinya penuh oleh keluarga Ayu kini tambah penuh setelah keluarga besar Revano datang. Beberapa sampai ada yang duduk di bawah karena sofa dan kursi yang tidak cukup. Dan sesuai dengan intruksi Kanjeng Ratu dan Prabu Agung, Chandra duduk di antara keduanya. Berhadapan langsung dengan Revano dan kedua orang tua lelaki itu. Di sebelah kanan ada Alzam,  istrinya dan Rivanya. Dan di sebelah kiri ada Bisma, Nain dan juga Dhiza. "Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih karena sudah menyambut kami sekeluarga ke rumah--" "Tidak perlu berbas-basi. Ada urusan apa Anda datang kemari?" Potong Braga tegas. Risolv mengeraskan rahangnya. Baru kali ini ada yang memotong ucapannya. "Jangan marah, Mas," bisik Ajeng pelan. Risolv menari napas panjang. Ia harus menahannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN