11.2

1327 Kata

"Akhirnya sampe rumah!" Jerit Chandra bahagia. Wanita itu menghempaskan diri ke sofa. Mengipasi wajahnya yang terasa sangat panas. "Cacan, Ana mau ikut mandi ya? Gak enak. Lengket," ujar Riana setelah melepas sepatunya. Chandra hanya membalas dengan anggukan. Terlalu malas menanggapi. Ia butuh tidur. Setelah tiga hari di mana Jerry melamar, Braga dan Ayu langsung kembali pulang ke Semarang. Kota asal Chandra. Dan meninggalkan Chandra sendiri. Sayangnya, dengan pengawasan ketat dari Faiz. Walau Faiz memiliki tugas, lelaki itu rutin mengontrol. Mengecek cctv luar apartemen, atau melihat-lihat isi apartemennya dan mengisi keperluan kulkas. Hal itu membuat Chandra kesal. Ia kira setelah Orang tuanya pergi, ia bisa menjalani hidup seperti biasa. Tapi ternyata tidak. Chandra seharusnya tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN