Kedatangan yang Mengejutkan Tiga hari setelah Rafael koma, sebuah mobil berpelat khusus berhenti di depan Rumah Lia. Dari dalam, turun tiga orang: dua pria berdasi dan satu wanita berkemeja abu-abu dengan pin Kementerian Sosial di dadanya. Saras yang pertama kali menyambut. Mereka langsung memperkenalkan diri: > “Kami dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Kemenko PMK. Kami ingin berdiskusi soal kemungkinan integrasi Rumah Lia ke dalam jaringan nasional Lembaga Rehabilitasi Sosial Anak.” Kata-kata itu membuat Saras langsung waspada. “Integrasi?” “Ya. Melihat kondisi kesehatan pendiri dan ketidaksinambungan struktur legal Rumah Lia, kami menawarkan bantuan formal—termasuk dana, SDM, dan status hukum. Tentu dengan syarat, kami pegang kendali utama.” Saras menahan napas. “Dan kalau kami

