Tim Bayangan dan Cahaya Beberapa hari setelah insiden di Rumah Lia Yogyakarta, Reyhan memanggil pertemuan darurat di kantor pusat Rumah Lia Kertanegara. Hadir dalam ruangan: Toni, Saras, dua pakar keamanan siber, dan satu perwakilan dari Kementerian Sosial. Toni membuka diskusi: > “Kami telusuri log IP dan data digital dari situs lama Rafael. Ada rute-rute baru yang dibangun. Transfer uang dalam jumlah kecil tapi rutin. Dan yang lebih gila... mereka pakai nama yayasan sosial baru.” Reyhan menyipitkan mata. > “Nama yayasannya?” Pakar IT membuka laptop, lalu menampilkan sebuah logo: Yayasan Sinar Amanah Nusantara. Reyhan bergumam, pelan, tapi jelas: > “Itu nama... proyek lama Lia. Dulu waktu kami baru kenal.” Semua orang saling menatap. Saras bertanya hati-hati: > “Ma

