*Diani POV* Aku menggulung rambutku. Membuat tak sehelai rambut pun menjamah tengkuk leherku saat sedang memasak pagi ini. Setelah dua hari kami berada di Amerika, baru kali ini aku menjamah dapur. Jangan tanya kenapa, kalian pasti tahu ulah siapa aku tak bisa meninggalkan kondominium ini. Aku bukan gadis belasan tahun yang menikah dan awam dengan dunia pernikahan. Jadi aku tak kaget dengan aktivitas ranjang kami. Hanya saja waktu yang terasa terbuang sia-sia selama di Amerika tanpa menikmati suasana kota terpadat di Amerika ini membuatku kesal. Aku mengaduk beberapa sayuran beku dengan campuran ayam dan telur yang ada di wajan sambil menikmati suasana pagi kota New York. Bangunan ini cukup tinggi tapi samar-samar aku mendengar kebisingan kota dari sini. Aku menyapukan pandangan ke se

