Bertemu Pak Darwin

1791 Kata

Rasanya benar-benar lelah. Dari urusan kantor hingga kedatangan dua beranak itu, membuat kepalaku sakit. Setelah kamar kukunci, bergegas mencari obat. Sepertinya hari ini aku harus istirahat total. Namun apa mungkin? Sedangkan semua urusan kutangani sendiri. Ponselku tidak berhenti berdering. Setelah obat sakit kepala berhasil kutenggak, tanganku berusaha menggapai tas di atas tempat tidur. Mencari sumber bunyi itu. Ternyata dari Mas Heru. Tanpa pikir panjang kumatikan ponsel. Aku butuh istirahat, setidaknya sampai sakit kepalaku berkurang. *** Sayup terdengar seperti ada yang memanggil namaku. Kukerjapkan mata dan mencoba menajamkan pendengaran. Suara pintu diketuk. Dengan langkah berat, aku berjalan menuju pintu kamar. "Hoam …." Aku menguap lebar saat pintu berhasil kubuka. Ternyat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN