Penantian yang Berbuah Manis

1765 Kata

Delia berhenti karena merasa ada yang memanggil namanya. Berbalik ke belakang, tampak Ryan berlari menghampirinya. Dengan napas terengah, Ryan bertanya, "kamu ngejar siapa sampai dipanggil nggak mendengar," keluhnya dengan sedikit kesal. "Itu," Delia berbalik ke depan dan sosok lelaki itu menghilang dari jangkauan netranya. "Siapa?" ulang Ryan bertanya karena tidak melihat siapapun. "Sudah hilang. Hm … saya mengejar Dilan. Tadi dia ke arah sana, apa mungkin satu resort sama kita?" Delia menerawang mencoba menebak. Ryan menatap lekat istrinya. Dalam hatinya ada kecemburuan, takut ada sedikit perasaan yang tersimpan untuk Dilan--lelaki yang dulu sempat dicemburuinya. "Kalau penasaran, kenapa tidak tanya saja sama orang resortnya. Biar kamu nggak mati penasaran." Setelah mengatakan itu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN