Bab 11. Bulan Madu

1033 Kata

Alara bangun dengan mata mengerjap. Ia lalu meraba ponselnya di atas nakas di sebelah tempat tidur, sudah jam 7 pagi. Matanya membelalak lebar, ia segera bangun dan ke kamar mandi. Niatnya hari ini Alara ingin berjalan-jalan di dekat pantai pukul 6 untuk melihat sunrise. Ah, dia kesiangan. Setelah menyelesaikan ritual mencuci muka dan menyikat gigi, Alara mengernyit. Mas Adam sudah tidak ada di kamar. Dimana pria itu? Alara menyisir rambutnya, lalu keluar dari kamar dan mengunci pintunya. "Kamu mau kemana?" Alara menoleh, "Loh, Mas dari mana? Kenapa nggak bangunin aku?" "Mas bangunin kamu untuk shalat subuh, tapi kamu yang nggak bangun-bangun." Adam mengernyit. "Mas pikir kamu kecapekan jadi Mas biarin kamu tidur." Ia lalu menunjukkan nampan yang berisi makanan mereka. "Ayo sarapan du

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN