14 Tanti keluar dari kamar mandi dengan rambut lembap. Dia memegangi pakaian pengantin di depan d**a, kemudian melangkah menuju gantungan. Dengan hati-hati dia merapikan kebaya pada hanger, sebelum berpindah ke dekat rak. Sekian menit berlalu, Tanti baru selesai salat Zuhur kala pintu kamar terbuka, dan sosok Farzan memasuki ruangan. Pria berkaus putih itu membawa nampan dan meletakkannya di meja dekat sofa. Dia memanggil Tanti yang segera menyambanginya. "Makan lagi?" tanya Tanti saat melihat isi piring di nampan. "Sebelum naik tadi, nggak sempat makan dulu. Jadinya aku lapar," jelas Farzan. "Mau?" tanyanya sembari memandangi perempuan berhidung bangir di hadapannya. "Ehm, dikit aja." "Aku sengaja bawa dua piring. Mungkin kamu juga lapar." Farzan membagi isi piringnya, kemu

