"Mas Raka ...." Aku sedikit berteriak memanggilnya , ketika laki-laki itu melewatiku. "MasyaAllah .....Maira. Kamukah Itu?" Seketika laki-laki itu menoleh dan menatapku tak berkedip. Kami bertatapan cukup lama. Perlahan Laki-laki itu mendekat. Aku spontan mundur ketika dia terus maju mendekatiku. Tatapannya begitu dalam dan begitu lekat. "Mas Raka ... !" lirihku. Namun Dia justru semakin dekat. "Mas ... Mas Raka mau ngapain...? Aku semakin panik melihat sikapnya yang aneh. Tiba-tiba tangannya terulur ke arahku. Dengan setengah berteriak, spontan aku menutup wajah. "Aa ...!" "Ngapain teriak-teriak sih? Minggir! Aku mau ambil buku di rak ini!" A-apa? Mau ambil buku dia bilang? Spontan aku membuka wajahku. Tampak laki-laki itu tersenyum seperti menahan tawanya. Kemudian d

