Pov Alif Pagi ini aku dan Mela mulai training di kantor pusat. Beruntung kami tidak kesiangan, karena semalam beberapa kali melakukan pertempuran hingga kami kelelahan. Mela masih bermalas-malasan di tempat tidur seraya membuka ponselnya. Padahal sejak subuh Kak May berkali-kali memanggil. "Alif ... Mela ..., bangun dong! Sudah siang nih." teriak kak May untuk yang ke sekian kalinya. "Huh! Dasar perawan tua! Berisik banget sih dari tadi," ketus Mela. Semoga saja Kak May tidak mendengarnya. Ternyata aku baru tau kalau Mela selalu kasar jika berbicara. Kenapa aku baru tau sekarang? Untung saja kemarin wanita itu tidak mengetahui keributan yang terjadi di depan rumah. Kak May berhasil mengelabui Mela agar tidak beranjak keluar dari kamarnya. Setelah kami mandi bergantian, Aku y

