Bab 26. Sebuah Rahasia

1029 Kata

"Assalaamualaikum" "Waalaikumsalam, Non Shinta." Bu Nuri membukakan kami pintu. "Nuri ...!" "Astaga ... Tama ...!" Aku terheran melihat raut wajah keduanya. Ayah dan Bu Nuri saling kenal? Tapi bisa saja. Bukankah Bu Nuri sudah bekerja pada keluarga Raka sejak suamiku itu balita? Bisa saja Ayah mengenal Bu Nuri karena sering bertemu dengan keluarga Raka. Tapi ... Mengapa panggilan mereka satu sama lain seperti itu? Mengapa Bu Nuri memanggil Ayah dengan sebutan Tama? Aku menatap curiga pada keduanya. "Bu Nuri kenal dengan Ayah?"tanyaku seraya menyipitkan mata dan mengernyitkan dahi. "Sejak kapan ayah mengenal Bu Nuri?" Keduanya tampak gugup. Aku semakin yakin ada yang mereka sembunyikan dariku. "Te-tentu saja Ayah kenal, Bu Nuri bekerja pada keluarga Om Gunansyah sej

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN