Kedua gadis itu bersiap dengan tenang. Agar si penelepon tidak mengetahui bahwa mereka sedang berdua. “Halo,” sapa Priska. Ia berbicara dengan tenang dan ceria seperti biasa. Karena ia memang sedang merasa senang saat itu. Dihubungi oleh seseorang yang selalu bisa memberikan energi positif untuknya. Rara yang ada di sampingnya hanya diam. Ia menunggu, balasan dari si pria. Apa benar suaranya mirip dengan pak Damar. Seperti yang telah Priska ceritakan sebelumnya. “Hai, halo, lagi apa kamu?” sapanya dengan nada senang. Ia sepertinya mempunyai perasaan yang sama dengan Priska. Selalu suka setiap kali mereka saling menghubungi. Merasa nyaman dan juga tenang. Merasa bahagia dan sangat ceria. Priska melirik ke arah Rara yang sedang memelototkan matanya. Sambil menutup mulut agar tak keluar

