Azimatul Millenia

2302 Kata

Di siang hari yang cerah, Unyis X nampak berdiri di depan pintu teras loteng Rida sembari menatap ke samping tempat dimana lukisan-lukisan para Unyis Rida terpampang. Tak lama berselang Rimpam kemudian datang, menaiki teras dan duduk di atas tepian kayu teras di dekat Unyis X. "Darimana saja kau? Sudah seminggu tidak kelihatan," tanya Unyis X sambil duduk tengkurap. "Ingat nyawamu sisa lima." "Darimana lagi ... seperti biasa." Jawab Rimpam. "Kemana anak itu?" Rimpam tidak melihat Rimpu ada di loteng. "Biasa, sama sepertimu. Dia juga suka jalan-jalan." Jawab Unyis X. "Tidak terasa, sebulan lebih sejak kejadian malam itu ya." "Ya, dan hanya kita yang mengetahui apa yang terjadi dengan semua Remover pada saat itu. Bahwa Rimpu entah bagaimana bisa melakukan semua itu tanpa ia sadari." Cel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN