Bab 61 Seandainya

1160 Kata

Fara dan Zidan masih melanjutkan sarapan di butik Prilly sambil bercakap-cakap. Terasa sangat menyenangkan, pikir Zidan. Setelah sarapan, Fara lanjut melihat-lihat buku desain Prilly dan sangat fokus memperhatikan beberapa gaun yang terpanjang di sana. Dia duduk di meja potong memperhatikan buku sketsa dan Prilly masih duduk di sofa bersama Zidan. "Kamu sangat tertarik dengan dunia fesyen ya?" Tanya Zidan pada Prilly. "Iya. Itu minatku dari dulu. Aku sangat menyukainya." Jawab Fara. "Butikmu di Indo bagaimana?" Tanya Zidan. "Aku udah nyerahin ke Siera. Aku juga masih sibuk nyari orang yang bisa dipercaya untuk memegang di sini. Setelah itu, mungkin aku akan mempertimbangkan untuk pergi dari sini." "Balik ke Indo?" "Mungkin. Atau kembali lagi ke Prancis. Entahlah, masih belum kuputus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN