Langkah Kimberlie yang mendekat kearah Marvin berdiri, bagaikan sebuah gerakan slow motion bagi Marvin, sangat mempesona! Cantik! Anggun! Satu kata yang pantas untuk menjabarkan pemandangan dihadapannya ini adalah SEMPURNA. “Selamat malam Nona Kimberlie, mari silahkan masuk.” Marvin segera membukaan pintu untuk Kimberlie, terlihat sangat gentleman. Kimberlie mengalihkan pandangannya dari gedung dihadapannya itu lalu menatap Marvin sambil tersenyum. Entah apa yang dipikirkan oleh Nicho, tapi satu hal yang pasti. Semua ini dilakukan hanya untuk menyudahi keributan yang akan terjadi siang tadi di Cafe, sungguh! Tidak ada maksud lainnya. Tapi, jika Nicho akan begitu marah atas situasi ini, apa Kimberlie juga tidak boleh marah karena Nicho yang ragu-ragu mengungkapkan status Kimberlie yang se

