Suara tawa pecah dari bibir Daniello, ia menggeleng-geleng mendengarnya, “Yeah dan aku akan melemparkan diirimu ke binatang buas yang ada di hutan ini.” Helena ikut tertawa mendengarnya. Ia meminta maaf kepada Daniello karena sudah berpikir yang buruk. Ia hanya merasa dirinya diasingkan saja. “Apakah Matteo mengirimku ke sini untuk menghindarkanku dari musuh-musuhnya? Bagaimana, kalau mereka juga mengetahui tempat itu? Apakah menurutmu kesempatan mereka untuk membunuhku jauh lebih besar di tempat seperti ini?” tanya Helena dengan mimik serius, setelah ia berhenti tertawa. Daniello menepuk lembut tangan Helena. “Kau tidak diasingkan di tempat ini. Aku akan menepati janjiku untuk mengajarimu membela diri. Di sini tidak akan ada yang mengetahui, kalau kau diajari menggunakan berbagai macam

