Wajah Clara sudah ditekuk menjadi beberapa lipatan, sangat lecek seperti pakaian yang tidak disetrika. Bibirnya dimanyunkan yang sedari tadi mengeluarkan gerutuan sebal. Sesekali ia mendengus kesal. Bagaimana tidak, Clara yang baru saja merasakan kebahagiaan yang teramat sangat. Ia yang baru saja merasa seperti berada di taman bunga yang sangat indah langsung merasa seperti dilemparkan ke dalam kubangan air di jalan begitu mendengar apa yang dikatakan bu Dora tadi, Saya lupa bilang. Besok kita ke Bali, saya tunggu kamu di Bandara. Bu Dora mengatakan itu dengan sangat enteng. Sangat mudah tanpa memikirkan perasaan Clara. Besok adalah hari pertamanya jadian dengan Jevan. Dikepala cantiknya itu sudah tersusun banyak rencana yang ingin ia lakukan bersama dengan kekasih tampannya. Tapi mem

