Waktu sudah menunjukkan pukul lima sore. Clara yang sudah cantik dengan coat berwarna abu-abu sudah berada di DNA Tower yang menjadi tempat janjinya bertemu dengan Jevan. Sejak tadi tak henti-hentinya Clara mencoba menghubungi Jevan tapi tak ada satu pun yang berhasil. Jevan tak mengangkat teleponnya membuat Clara benar-benar kesal pada Jevan. Kalau tahu Jevan akan telat seperti ini ia tak usah terburu-buru tadi. Sambil menggenggam ponsel lalu melipat tangannya di d**a, Clara memilih untuk menunggu Jevan di bawah pohon sambil menatap ke arah DNA Tower. DNA Tower itu sendiri adalah sebuah menara yang berada di sebuah taman yang luas. Menara tersebut berbentuk seperti molekul sebuah DNA. Untuk bisa sampai ke puncak menara pengunjung harus menaiki berpuluh-puluh sampai ratusan anak tangga.

