“Kau?” tanya Agneta saat ia turun keluar dari kamar untuk mengambil minum. “Malam Nyonya,” sahut orang yang tak lain adalah Key. “Panggil Agneta saja,” ucap Agneta yang di angguki Key. “Kau sejak tadi di sini?” “Aku menunggu Dave, dia belum pulang juga dan nomornya tidak bisa di hubungi.” “Memangnya Dave kemana?” tanya Agneta. “Entahlah, Kay sedang mencarinya.” Agneta sedikit khawatir di dalam hatinya tetapi ia mencoba untuk tidak perduli. “Kalau begitu aku ke dapur dulu,” ucapnya yang di angguki Key. Di dapur Agneta mendengar Key berbicara dengan seseorang melalui sambungan telpon. “Bagaimana bisa? Dia sudah di sarankan untuk berhenti minum!” “Sepertinya ad

