32

775 Kata

              Agneta masih diam termenung di dalam kubikelnya memikirkan ucapan Dave kemarin dan mengenai Ibu Aiden. Ia masih tak menyangka kalau Ibu Aiden sekejam itu. Semuaya hanya karena harta, sungguh ironi sekali. Bip bip             Agneta membuka handphone nya saat ada pesan masuk, itu dari Aiden, Agneta membuka pesan itu dan membacanya.             Aiden : Kamu dimana Neta? Aku mencarimu sejak tadi. Aku tunggu di parkiran basement, kita makan siang bersama.             Agneta kembali memikirkan mengenai pernikahan mereka yang sudah sangat dekat. Dirinya harus segera memutuskan, demi Regan. Dia tidak bisa mempertaruhkan Regan. Tetapi sungguh Agneta tidak mempercayai Dave. Agneta dalam dilema besar saat ini. Antara keluar dari lubang buaya dan masuk ke lubang singa. Mereka semu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN