Dave tengah meneguk minuman di dalam ruangannya yang sedikit minim penerangan, seakan ia ingin bersembunyi di dalam kegelapan. "Kau masih saja meminum minuman beracun itu, ingat perkataan Dokter tentang kondisi tubuhmu." Mendengar penuturan itu diiringi dengan derap langkah mendekat membuat Dave menengadahkan kepalanya. Di hadapannya Aiden sedang berdiri dengan senyuman khasnya yang menawan. "Ada apa?" "Ngomong-ngomong kemana si Kembar, sudah lama sekali mereka tidak menunjukkan batang hidung mereka." "Aku memberinya tugas keluar kota," jawab Dave dengan santai. "Kau berniat kembali pada Natalie?" "Tidak," jawab Dave dengan mantap. "Dia hanya menjadi pemuasku seperti biasa." "Kapan kau berubah, Dave." "Tidak ada alasan untukku berubah," jawab Dave masih dengan nada datar dan din

