Titania berlari riang memasuki rumah, di belakang sana Layla dan Kris hanya tertawa melihat sang cucu tak lagi murung dan sedih seperti tadi. Rasanya bahagia sekali saat apa yang di inginkan ternyata benar adanya. Layla duduk di sofa begitu juga Kris, tak lama Ji eun datang membawa air dan juss untuk menghilangkan dahaga. “Astaga... kakak banyak banget belanjaannya! Itu juga kok ada dua ponsel! Mama sama papa manjain dia lagi ya?” Ji eun begitu terkejut melihat pelayan dan penjaga membawa begitu banyak barang bermerek dan yang pasti harganya tidak akan main-main, belum lagi dua ponsel samsung keluaran terbaru salah satunya bertengker di leher Titan. Layla dan Kris dengan kompak mengibas tangan menggelengkan kepala tanda bukan mereka. “Kita emang belanjain dia tapi cuman perlengkapan se

