Bruk... Bruk... Jack dan Daniel saling tatap begitu juga Ji eun dan Aurora. Mereka tak menyangka bisa bertemu di tempat yang sama, Daniel kira hanya kebetulan mobil Jack berada di belakang tapi ternyata... disini lah mereka. “Siang tuan Jack, nona Kim.” sapa Daniel tersenyum begitu juga Ji eun. Mendengar sapaan itu, artinya mereka tak tahu kebenaran tentang siapa Aurora. Jack tersenyum ingin membalas sapaan adik iparnya namun seseorang menyelanya. “Ada yang bisa saya bantu, tuan?” tanya seorang penjaga. “Ah, pak. Katanya tadi ada murid yang berantem ya? Kalau boleh tau mereka dimana?” tanya Aurora mendahului yang lain. “Ah, mereka di bawah ke ruang rapat komite kekerasan sekolah nyonya. Tadi ibu keluarga korban datang membawa orang-orang dari mereka.” “Mr.Jack, H-huahua gimana?“ Au

