Dee membuka pintu dan beniat melangkahkan kaki menuju teras, tapi kemudian Dee mengurungkan niatnya, karena Dee melihat lelaki tetangga Hendrick yang melecehkannya tadi tengah berada di teras dan menatap ke arah pavilion Hendrick. Saat dia melihat Dee membuka pintu, seringai menjijikkan langsung terlukis jelas di bibirnya. "Kenapa, honey?" tanya Hendrick saat melihat Dee masuk dan menutup kembali pintunya. "Kita tunggu di dalam saja, mas," ajak Dee dengan suara bergetar. "Honey, what's wrong?" tanya Hendrick cemas saat melihat Dee gemetaran duduk di sofa. "Orang itu ada di terasnya," jawab Dee dengan suara yang masih bergetar. "Tunggulah di sini, biar aku yang menunggu di luar," Hendrick mengambilkan segelas air minum untuk Dee, lalu meminumkannya, setelah Dee tenang, Hendrick keluar

