Bab 28 "Mau apa?" "Bolehkah aku minta di buatkan kopi, El? Aku sangat ngantuk. Dan aku tidak bisa menyetir dalam keadaan seperti ini," ujar Davi dengan wajah yang terlihat sangat lelah Elena tercengang mendengar permintaan Davi barusan. Kopi? Benarkan dia hanya meminta kopi? Dia merutuki pikiran mesumnya. Dengan wajah memerah menahan malu, Elena mengangguk. "Iya. Tentu saja boleh." Ucapnya. Sejujurnya, Elena sedikit kecewa karena apa yang ada di dalam kepalanya bertolak belakang dengan apa yang di ucapkan Davi. Davi mundur dan melepaskan Elena dari kungkungan tubuh tinggi besarnya. Dia membiarkan wanita mungil itu melewati dirinya dan langsung keluar kamar. Sebelum meninggalkan kamar Aline, Davi menyempatkan diri membenahi selimutnya, dan mengecup sayang kepala gadis kecil itu. "Ti

