(ps : bab sebelumnya bab 32) “Banyak hal yang harus kita bicarakan dahulu kemudian diambil kesimpulannya. Tidak cukup hanya dengan melihatnya saja.” ---- Ayu benar-benar merajuk bahkan Arjuna yang bergantian dengan Delima mengetuk pintu kamarnya pun tak ia pedulikan sama sekali. Ayu merasa kalau apa yang dilakukannya memang agak kenakan, tapi tetap saja, ia kesal kepada sang kakak yang selalu saja membenarkan tindakannya sendiri tanpa peduli apa yang Ayu rasakan. Padahal, apa salahnya kakaknya itu memberikan penjelasan. Bukan malah menatapnya tidak senang. Lagipula, kenapa Ayu yang harus mengalah? Sedangkan, kakaknya itu laki-laki. Tetapi, memang susah menghadapinya karena Arjuna memang selalu menginginkan semuanya berada di dalam lajur yang sudah ia tentukan sendiri. Tentu saja, itu se

