"Benci mengakui betapa menyakitkannya masih mengharapkan orang yang jelas-jelas tidak menginginkan kita lagi." ---- Seluruh acara hari ini sudah selesai. Dan kini Ayu sudah berada di kamar hotel yang sudah dipersiapkan. Malam sudah sangat larut. Rasa lelah juga menjalar menguasai seluruh tubuhnya. Kalau saja ia tidak memikirkan efek make up yang tidak dibersihkan, Ayu pasti sudah langsung terlelap. Sebenarnya, kelelahannya bukan hanya di fisik. Tetapi, hatinya juga. Ia harus tahan melihat interaksi Sandi dengan perempuan yang dituding sebagai kekasih barunya itu. Ia juga terpaksa beramah-tamah dengan keluarga mantan kekasihnya itu. Padahal, dalam hati ia sudah sangat tidak nyaman. Ditambah Akash yang masih saja memanggilnya mama. Ia tidak bisa menyalahkan anak kecil itu juga. Ayu benci

