45. Tak mudah

2000 Kata

"Bukan hal yang mudah menjalaninya setelah semua yang dimulai menemui babak baru. Yaitu, perpisahan." ---- Ayu masih terdiam sampai Sandi mengantarnya pulang. Lelaki itu meminta maaf berkali-kali yang hanya dibalas anggukan oleh Ayu. Tak ada percakapan di antara mereka. Sandi merutuki dirinya yang begitu lancangnya. Niatnya memang hanya ingin menenangkan perasaan Ayu saja awalnya. Tidak lebih. Namun, entah setan dari mana yang tiba-tiba saja mendorong keberaniannya sampai berani mencium Ayu. "Yu, saya minta maaf sekali lagi. Tapi, kalau kamu mau marah sama saya juga gak apa-apa. Saya memang salah, kok." Sandi mengucapkannya kembali saat mobil yang dikendarainya sudah memasuki pekarangan rumah Ayu. "Iya, Mas. Udah jangan dibahas lagi. Bisa, kan?" Wajah Ayu bersemu. Sebenarnya, ia diam k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN