“Ada banyak hal yang harus kita pertimbangkan sebelum melangkah. Karena, perasaan saja tidak cukup membuat sebuah hubungan menjadi benar-benar bahagia.” ---- Perasaan bahagia yang Ayu rasakan seperti kurang saat ia kembali memikirkan perkataan Arjuna tentang calon itu. Memang, Ayu yang salah saat itu. Tetapi, niatnya memang hanya bercanda. Bukan benar-benar bermaksud berkata seperti itu untuk menyinggung perasaannya. Namun, ia sendiri yang malah menjadi rumit dengan pemikirannya sendiri. Bahkan, Ayu merasa lebih canggung dengan sang kakak saat ini. Arjuna yang biasanya menggodanya saat makan pun kini malah fokus pada ponselnya. Benda yang sebenarnya tidak boleh di bawa ke meja makan. “Bu, mas Juna kayaknya sibuk banget, ya.” Ayu berbisik sepelan mungkin kepada sang ibu dan mencuri panda

