“Aku tidak bisa menghilangkan pandangan darimu meski hatiku selalu berdetak tidak karuan.” ---- Ayu akhirnya tertidur juga karena perjalanan yang semakin melambat. Kendaraan seperti terus memadati jalanan ditambah cuaca yang semakin terasa panas dan polusi di udara juga mulai mempersempit jarak pandang. Sandi yang tengah fokus pada kemudinya pun memastikan kalau kepala Ayu tidak terkantuk kaca mobil. Lelaki itu melirik jam tangannya. Waktu semakin siang tetapi perjalanan masih jauh. Ayu juga sudah kelelahan. Padahal, sebelumnya gadis itu mengatakan kalau ia akan tetap terjaga karena tidak ingin membiarkan Sandi sendirian dan tidak ada teman mengobrol. “Eh, Mas. Maaf ya, Ayu ketiduran.” “Kok jadi kebangun? Gapapa kok, Yu. Saya tau kamu pasti kesel karena makin macet..” Ayu terkekeh me

