#37 (1)

1644 Kata

Amira berlari di sepanjang pelataran parkir rumah sakit menuju bagian resepsionis.             Setelah menanyakan nama Riska pada bagian resepsionis, Amira buru-buru pergi ke bagian UGD karena menurut suster yang berjaga di bagian tersebut, Riska sedang ditangani oleh tim dokter di ruangan UGD. Jika Riska berada di ruang UGD, berarti Riska berada dalam situasi yang gawat. Setidaknya, itulah menurut Amira. Amira yang kini semakin menangis karena khawatir pada keadaan teman dekatnya itu.             Tadi, Amira sedang bersiap menuju kantor, ketika Miko menghubunginya. Miko berkata bahwa Brian terlibat baku hantam dengan kakak tiri Alfar dan terluka, begitu juga dengan Riska. Brian bersama dengan Beno membawa Riska ke rumah sakit. Mendengar itu, langsung saja Amira menuju rumah sakit yang d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN