Altair Sanjaya memasuki gedung tidak terpakai yang disebutkan Riska di dalam pesan singkatnya. Cowok itu tidak menyangka kalau Riska akan menghubunginya lebih dulu dan mengajaknya untuk bertemu. Mungkin Riska sudah sadar bahwa yang terbaik adalah dirinya dan bukan pacar sialannya yang bernama Brian itu. Senyuman penuh kemenangan dan kepuasan tercetak di bibirnya. Akhirnya, hari di mana dia menjadi pemenang dan berhasil mendapatkan Riska tiba juga. Sesampainya di dalam gedung tersebut, Altair dikejutkan dengan hadirnya empat orang yang tidak dia sangka akan muncul. Selain Riska, rupanya ada Brian, Amira, Elang dan adik tirinya, Alfar. Kelimanya sudah menunggu kehadirannya dan mata Altair langsung mengarah pada tangan Riska yang saling bergandengan dengan Brian.

